Category: Terbitan

Artikel
Edy Burmansyah

Divestasi Freeport: Untuk Kepentingan Nasional atau Elit Semata?

Usai pemerintah dan PT. Freeport Mc-MoRan mencapai kesepakatan divestasi 51 persen saham perusahaan tersebut di PT. Freeport Indonesia (PTFI), pada 27 Agustus 2017, banyak pihak bersorak-sorai seperti menyambut kemenangan. Namun, tidak sedikit juga yang merasa terkejut dengan sikap Freepot Mc-MoRan yang bersedia menyerahkan 51 persen sahamnya kepada Indonesia. Sebab perusahaan tersebut selama ini diketahui bersikeras enggan melepas kontrolnya terhadap salah

Read More
Artikel
GM Nur Lintang Muhammad

Bisnis Liberalisasi Kekerasan di Myanmar

Januari 2016 Sebuah perusahaan yang tidak jelas siapa pemiliknya mengirim alat-alat berat untuk mengeksplorasi potensi tambang titanium dan aluminum di beberapa kota pesisir Arakan utara, seperti Rathedaung dan Maungdaw. Keduanya hanya berjarak selemparan batu dari Bangladesh. Penduduk setempat yang sebagian besar berasal dari etnis Rohingya menuntut bagian dan ganti rugi jika tergusur untuk kepentingan tambang. Oktober 2016 Gerilyawan Rohingya menyerang sejumlah

Read More
Artikel
Ahmad Thariq

Menelaah Perppu Ormas dan Kontradiksi-kontradiksinya

Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh presiden Joko Widodo lewat Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas baru-baru ini menjadi indikasi awal kembalinya rezmi anti-kritik di Indonesia. Sejak semula, pemberlakuan UU tersebut memang menuai banyak kontroversi di kalangan masyarakat. Meski pemerintah Joko Widodo beserta jajarannya bersikeras berdalih pemberlakuan UU tersebut dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, pada kenyataanya, justru lebih bertendensi secara

Read More
Tabuh
Dandhy Laksono

Saya Senang Perppu Ormas

Ada bagian dari diri saya yang senang dengan pelarangan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), menyusul diberlakukannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perrpu) No 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Sebab banyak hal yang akan membuat kita belajar. Terutama karena belakangan orang makin enteng menyebut “sesat” ideologi atau keyakinan lain, sehingga ibadahnya layak diganggu atau pengikutnya bisa dibunuh seperti warga Ahmadiyah di

Read More