Category: Terbitan

Artikel
Venansius Haryanto

Jejak Neoliberal dalam Pembangunan Pariwisata di Manggarai Barat-Flores

Gelombang pesat perkembangan pariwisata di Manggarai Barat dimulai ketika pada tahun 1996, pemerintah Provinsi NTT menetapkan Labuan Bajo (sekarang Ibu Kota Kabupaten Manggarai Barat), sebagai salah satu daerah destinasi pariwisata di Provinsi tersebut.[1] Tercatat bahwa sejak tahun 1995, 1996 hingga 1997 terdapat kira-kira 26.000 turis asing yang mengunjungi Manggarai. Sebagian besar di antaranya berkunjung ke Pulau Komodo untuk menyaksikan pesona

Read More
Islam
Muhammad Ridha

LGBT dan Tugas Muslim Progresif

Untuk mengenang Kawan Dodo… Rakyat tertindas Indonesia, bersatulah! Perjuangan untuk mengakui hak kelompok LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) dalam masyarakat kapitalis Indonesia sekarang ternyata masih menyisakan banyak pertanyaan bagi kalangan Muslim progresif. LGBT masih sering dicurigai sebagai bagian dari “imperialisme kebudayaan” yang hendak melakukan komodifikasi atas seksualitas manusia. Perayaan atas keberagaman serta toleransi terhadap perbedaan seksual menjadi mantra pemasaran

Read More
Islam
Muhammad Al-Fayyadl

LGBT, Mendayung antara Fundamentalisme (Pasar) Seksual dan Konservatisme (Puritan) Anti-seksual

Isu LGBT mengemuka sebagai isu yang mendapatkan perhatian dari umat Islam di negeri ini. Bagaimana perspektif yang mungkin diajukan dari sudut “Islam Progresif” untuk menanggapi persoalan ini? Pertanyaan ini ibarat lubang gerowong yang belum banyak dijawab oleh front Islam Progresif, di tengah kesibukan problem kelas yang menyibukkan gerakan rakyat dalam kerja-kerja advokasi di lapangan, melawan serangan mematikan kapitalisme. Upaya untuk

Read More
Tabuh
H.A. Muntaha Mansur

Bahagianya Melihat Para Pejabat Baca Puisi

  Penyair membaca puisi sudah biasa. Puisi bagi para penyair ibarat malam dengan rembulan. Tak dapat diceraikan. Namun ada yang lebih luar biasa. Yaitu para pejabat yang sudah mulai suka menulis dan membaca puisi. Semoga saja ini pertanda bagus bagi masa depan Indonesia. Setidaknya, dengan menulis dan membaca puisi, kemarau panjang nurani para pejabat kita segera bertemu dengan musim hujan

Read More