Browse By

Mengorganisir Perjuangan Menghadapi Serangan: Rakyat Brazil Melawan Bolsonaro

Selebaran menentang Bolsonaro dari CSP

Suatu Pernyataan Sikap

Politisi sayap kanan Jair Bolsonaro (PSL) memulai masa jabatannya sebagai presiden Brazil di tengah berbagai skandal korupsi

Kemenangannya dalam pemilihan presiden terjadi di tengah berbagai kontradiksi dan menunjukkan kekecewaan dan ketidakpercayaan mendalam kaum kelas pekerja dan mayoritas populasi terhadap semua politisi dan partai politik. Namun, kurangnya perspektif di hadapan krisis ekonomi dan kekecewaan terhadap pemerintahan Partai Pekerja (PT), serta adaptasi mereka terhadap logika dari sistem yang busuk, termasuk korupsi, telah memperkuat opsi ke arah kanan ekstrem.

Program pemerintahan Bolsonaro merepresentasikan seragan terhadap kelas pekerja dan negara: serangan terhadap kebebasan dan hak-hak demokratik; kurangnya penghargaan terhadap HAM yang menunjukkan kediktatoran, serta berbagai pidato yang menyerang berbagai sektor dari kaum tertindas. Selain itu, pemerintahan ini juga merepresentasikan kebijakan ekonomi yang ultra liberal, sebagai pemerintahan yang seperti budak, melepaskan kekayaan dan kedaulatan kita melalui privatisasi semua perusahaan negara. Contoh yang paling menyimbolkan ini adalah penjualan Embraer [perusahaan industri penerbangan Brazil] ke Boeing.

 

Perjuangan kami bersifat internasional

Arena utama kami untuk mengalahkan serangan yang dipersiapkan oleh pemerintahan Bolsonaro di masa depan adalah perjuangan langsung, dengan independensi kelas dan basis demokrasi kaum pekerja. Seperti Bolsonaro, kekuatan adidaya dunia diartikulasikan untuk menopang dan menguntungkan pemerintahan mereka dan kaum kapitalis besar melawan pekerja dan rakyat. Bolsonaro berbicara dengan kekuatan neoliberal utama. Kedekatannya dengan kebijakan Donald Trump, termasuk rencana pemindahan kedutaan besar Brazil dari Tel Aviv ke Jerusalem, menunjukkan serangan utama dari pemerintahan yang baru ini. Perjuangan ini bersifat internasional dan baru dimulai. Sekarang adalah waktunya untuk melawan, mengorganisir, dan berjuang!

 

#Elenao: Perempuan melawan Bolsonaro

Bolsonaro dikenal dengan berbagai pernyataannya yang seksis, rasis, dan anti LGBT. Kaum perempuan telah mengalami berbagai serangan atas hak-hak mereka sejak lama. Figur seperti Bolsonaro menunjukkan upaya untuk memperparah serangan semacam itu. Dia termasuk dalam jajaran pemimpin serupa Trump di AS dan Le Pen di Perancis. Kaum perempuan sudah letih dengan begitu banyak seksisme, kekerasan dan eksploitasi. Tanggal 8 Maret mendatang, di Hari Internasional untuk Perjuangan Perempuan, akan menjadi saksi atas aksi akbar pertama dari gerakan terorganisir di Brazil melawan Bolsonaro.

 

Berjuang untuk pensiun kami: Bolsonaro ingin menghancurkan sistem jaminan sosial

Proposal yang diajukan oleh Bolsonaro berarti penghancuran atas sistem pensiun. Sebagai bagian dari agenda Bolsonaro, salah satu panduan utamanya adalah Reformasi Jaminan Sosial. Pemerintahan baru ingin reformasi ini menjadi langkah pertama yang dilakukan secepatnya.

Dalam program pemerintahan Bolsonaro,rencana  perubahan dalam model distribusi Jaminan Sosial saat ini (dimana ada kontribusi dari para pekerja aktif, bank, dan perusahaan) diajukan melalui model ‘kapitalisasi’. Di banyak kasus, ini berarti menaikkan usia minimum untuk pensiun, meningkatkan masa kerja, mengurangi nilai manfaat dari pensiun, membatasi manfaat dari jaminan sosial – sakit dan kecelakaan, cuti melahirkan – dengan menciptakan rezim kapitalisasi. Singkatnya: mereka ingin mengakhiri hak untuk pensiun dan jaminan sosial kaum pekerja!

Jika seseorang menjadi pengangguran atau tidak sanggup membayar, ini akan berdampak pada status ‘pensiun’. Model semacam ini adalah suatu bencana. Chile, Kolombia dan Meksiko mengimplementasikan reformasi macam ini dan saat ini ada tragedi sosial yang riil di negara-negara tersebut. Kami katakan tidak pada Reformasi Jaminan Sosial!

 

Semua migran adalah legal

Kekuatan besar dunia sedang mengorganisir diri untuk menopang keutamaan pasar, konsentrasi pendapatan, dan privilise serta kekuasaan mereka sendiri. Seperti inilah yang terjadi di Brazil dan berbagai tempat di dunia. Dampak langsungnya adalah pertumbuhan kesenjangan sosial, genosida kaum miskin, dan eksklusi kaum minoritas.

Para pemerintahan yang berkuasa ini, khususnya Trump dan mereka yang berada di Eropa, selain mengaplikasikan kebijakan penghematan [austerity], juga mengkriminalisasi kaum migran yang – termarjinalisasi dan takut terhadap kemiskinan dan kekerasan – mencoba mencari kesempatan yang lebih baik di negara lain. Di Amerika Latin, setiap hari ada ribuan rakyat Venezuela meninggalkan negara mereka akibat kemiskinan dan Brazil merupakan satu dari tujuan utama mereka. Bolsonaro mengatakan ia berniat menutup perbatasan Brazil dengan Venezuela dan telah mengungkapkan niatnya untuk membangun kamp pengungsi bagi rakyat Venezuela. Baru-baru ini, Ernesto Araujo, Menteri Luar Negeri yang baru menjabat, mengatakan dia akan menarik Brazil dari pakta migrasi global yang telah disepakati oleh 163 negara anggota PBB pada bulan Desember 2018 lalu. Ini mengapa CSP-Conlutas dan International Trade Union Network of Solidarity and Struggles percaya bahwa kita butuh memperkuat perjuangan internasionalis. Semua migran adalah legal.

 

Januari 2019

CSP Conlutas – Central Sindical E Popular

CSP Conlutas adalah organisasi baru di Brazil yang menggabungkan metode independen dan demokratik dari federasi kaum buruh dan organisasi anti-penindasan di bawah strategi bersama untuk melawan dalam persatuan dan berdiri dalam solidaritas untuk satu sama lain. http://cspconlutas.org.br/English/

[Teks ini diterjemahkan oleh Tim Redaksi Islam Bergerak berdasarkan selebaran yang diterima langsung oleh Tim Redaksi Islam Bergerak dari perwakilan CSP Conlutas bertajuk ‘Organize the struggles to face the attacks: BRAZIL AGAINST BOLSONARO’ pada 30 Januari 2019]

Tinggalkan Balasan