Catatan ini tentang seorang perempuan perkasa. Mei Hwa namanya. Tanpa nama marga. Kenapa? “Aku tak ingin dikenali siapa pun. Aku...
Pagi dengan cangkul tak mengayun, arit tidak menyabit. Petani tidak kemana-kemana karena sawah bukan milik mereka dan tak mungkin ditanami...