Category: Terbitan

Islam
In'amul Mushoffa

Apa yang Progresif dari Islam Progresif?*

Pada tahun 1993, Djohan Effendi[i] menyatakan bahwa polemik antara teologi Islam tradisional dengan teologi Islam rasional tidak lagi relevan.[ii] Alasannya, mayoritas umat Islam, utamanya di kalangan akar rumput yang dilanda keterbelakangan, kemiskinan, dan ketidakadilan, tidak merasakan manfaatnya. Polemik dan diskursus keduanya pun hanya tersentral di kalangan elit intelektual Muslim saja. Atas dasar itu, Djohan lalu menunjukkan urgensi teologi transformatif seperti

Read More
Wawancara
Muhammad Azka Fahriza

Menghantam Pagar Kekuasaan: Cerita Warga Sukamulya Menolak Bandara Internasional

“Nama saya Bambang”, demikian ia memperkenalkan namanya. Nama lengkapnya Bambang Nurdiansyah. Meski nampak murung dan menahan kesedihan di tenggorokan, suara baritonnya terdengar jernih. Ia berbicara Bahasa Indonesia formal nyaris sempurna—hampir tanpa tersisipi kosa-kata Sunda—dan gemar menggunakan kalimat langsung untuk bercerita dengan artikulasi terjaga. Mendung serupa terlihat menggantung di wajah warga Desa Sukamulya yang lain. Mereka seperti terkurung akibat pendudukan selama

Read More
Artikel
Redaksi Islam Bergerak

Habis Senjata Terbitlah Mesin Jahit: Perempuan Kombatan dan Senjakala Gerakan Perlawanan Muslim Bersenjata?

Oleh: Shadia Marhaban dan Rizki Amalia Affiat* Setelah Trump menjadi Presiden AS, politik sayap-kanan dan neo-fasis membuncah di Eropa dengan sentimen terhadap imigran, serta sokongan dari AS terhadap tumbuhnya ISIS, era post-truth semakin memberikan persoalan baru bagi gerakan perlawanan bersenjata yang lekat dengan Islam. Ada berbagai upaya skala global untuk menderadikalisasi, mendepolitisasi, bahkan mendemoralisasi semangat perlawanan rakyat terhadap penindasan yang

Read More
Islam
Muhammad Al-Fayyadl

Melampaui “Negara Kelas” dengan Islam Progresif: Pikiran-Pikiran Baru tentang Hubungan Islam dan Negara

“Keberagaman Hidup! Kemerdekaan Beragama! Kesatuan Bangsa!” –M. Natsir, “Revolusi Indonesia” (1955) “Mencetuskan revolusi, memberantas ta’assub atau intoleransi agama! Ajarannya menegakkan kemerdekaan agama dan meletakkan dasar-dasar bagi keragaman hidup antar-agama” –M. Natsir, “Nuzulul Qur’an” (1954) “Apakah akan jadinya republik kita yang adalah milik kita bersama-sama ini, seandainya kita masing-masing memperjuangkan mati-matian sekarang ini ideologi atau agama kita masing-masing, seandainya kita masing-masing

Read More