
Sodom dan Ketidakadilan Sosial
Dalam salah satu bagian bukunya yang membela kesejalanan praktik cinta-kasih-sejenis-berkomitmen dengan pengakuan atas otoritas Alkitab, Matthew Vines menceritakan keterkejutannya ketika mempelajari teks-teks tentang Sodom dan Gomora dalam Alkitab. Ia mendapati bahwa telah puluhan tahun lamanya para pakar tafsir Kitab Suci, baik yang pro-LGBT maupun yang anti, mengakui bahwa homoseksualitas bukanlah dosa Sodom.[1] Padahal, selama berabad-abad umat Kristiani dan khalayak umum


