Browse By

Category Archives: Kritik

Genosida Rohingya dan Bisnis Minyak di Myanmar

Melihat permasalahan Rohingya hanya sebatas dengan sudut pandang sentimen agama adalah suatu hal yang cukup naïf dan cenderung mereduksi akar permasalahan utama dalam konfigurasi ekonomi-politik di Myanmar dan juga Dunia. Dalam perspektif ilmu politik, “agama” itu ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, ia dapat menjadi

Rohingya dan Keramahtamahan: Tambahan untuk Editorial Islam Bergerak

Editorial Islam Bergerak (17/5) memberi kontribusi penting bagi perspektif kita dalam memandang krisis Rohingya. Dengan membawa krisis ini ke dalam diskusi kosmopolitanisme, Islam Bergerak—khususnya Muhammad Al-Fayyadl—telah membuat krisis ini dipahami bukan hanya dalam kerangka solidaritas antar-umat Islam atau antar-masyarakat Asia Tenggara. Lebih dari itu, krisis

Kiai, Oase Gerakan di tengah Gurun Oligarki Politik dan Ekonomi

Di tengah runtuhnya kepercayaan umat terhadap para kiai seiring tertangkap tangannya K.H. Fuad Amin—Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, yang di periode sebelumnya menjabat sebagai mantan Bupati Bangkalan—oleh  lembaga anti rasuah KPK dalam kasus suap senilai kurang lebih tujuh ratus juta atas proyek gas di Bangkalan, berita

Sosialisme Hijau

Diterjemahkan oleh Muhammad Al-Fayyadl Di dalam bukunya, Kapitalisme Hijau Itu Tidak Mungkin, Daniel Tanuro[1] menunjukkan beberapa poin tentang “ketakmungkinan” tersebut dengan meringkas situasi paradoksal masyarakat kontemporer kita di era krisis perbankan dunia dan globalisasi neoliberal: “Kita hidup di dalam masyarakat di mana para elit berpretensi