Budaya

Mencari Makna Nadran di Teluk Jakarta

Matahari belum terbit tinggi ketika puluhan kapal kecil memacu mesinnya menjauhi pesisir Teluk Jakarta. Mereka menuju ke sebuah titik yang bahkan belum ditentukan secara pasti garis lintang dan bujurnya, sebab lokasi itu baru ketahuan saat sebuah perahu berhenti bergerak. Tidak sulit untuk menemukan perahu ini di antara kerumunan karena warnanya mencolok sendiri: merah-putih. Ia tidak memiliki mesin, hanya...

Read more

Suara May Day

Cerita Dari "The Hand that will Rule The World", Sumber: opendemocracy.net Buruh Oleh: Mastono aku bahagia libur tiba aku bisa merdeka   ah, aku salah mengira ternyata sebelum libur aku disuruh lembur persediaan barang harus cukup agar distribusi tak berhenti agar modal terus berputar berlipat ganda beranak-cucu semua bernama modal   aku kira setelah...

Read more

Sepucuk Puisi Berbau Darah Kebebasan

Ilustrasi oleh Arut S. Batan Sepucuk Puisi Berbau Darah Kebebasan Teruntuk Om Udin Setelah senja menyelimuti langit di atas Watu Lumbung, bau amis darahmu yang mengering selama 20 tahun di Parangtritis KM 13,5 memenuhi sebagian ruang di dadaku, sebagiannya lagi terisi penuh kepul asap tembakau keringat petani Bantul dan buih-buih ombak dari Laut Selatan....

Read more

Tanah Impian Tanah Kesadaran

Ilustrasi oleh Arut S. Batan Tanah Impian Tanah Kesadaran I "Siapakah yang mengajarkanmu hendak meracuni burung-burung pipit, menyingkirkan seisi sawah, menimbun akar rumput dan menghentikan masa-masa cocok tanam; bekal padi kami kelak merunduk?" II Kami datang ke dasar mimpi, menagihmu; Janji kehidupan lumut di desa Yang lama mengering di kedalaman sumur Curam harapan, sebab...

Read more
Page 1 of 3 1 2 3