Browse By

Agustus: Ritus Rekonstruksi Memori

Setiap manusia menyimpan kisahnya untuk diri sendiri. Beberapa akan disampaikan pada orang lain. Kisah merupakan sebuah petanda eksistensial manusia di masa lampau. Masa di mana dirinya berada dalam suatu lingkar peristiwa, apapun-dimanapun, apapun dengan siapapun. Tidak dipungkiri bahwa salah satu unsur yang membentuk manusia adalah

Piala bukan Berhala (Kritik atas ‘Pengultusan Prestasi’)

Tulisan ini adalah refleksi yang hinggap setelah perhelatan besar Pilkada Serentak lalu. Penulis sempat menyaksikan bagaimana setiap pasangan kandidat bermanuver dalam menjuarai pasangan-pasangan lainnya. Jargon-jargon yang dilengkapi dengan daftar ‘prestasi’ setiap calon hampir seperti Curriculum Vitae pelamar kerja dalam mengunggulkan personalitasnya. Memori penulis pun ikut

Mencermati Praktik Ekoturisme Masyarakat Pulau Komodo-Flores Barat-NTT

Pembangunan berkelanjutan (sustainable development) gencar menjadi kampanye global dalam beberapa dekade belakangan ini. Pembangunan arus utama dengan spirit dasar mengupayakan pertumbuhan ekonomi dituding mengabaikan aspek keberlanjutan dari pembangunan itu sendiri dalam banyak aspek. Mulai dari pengabaian terhadap kelestarian lingkungan hidup hingga pengingkaran akan pelembagaan spirit-spirit

Intelektual yang Membebaskan: Menggagas Opsi Dekolonial Melawan Pembangunan yang Menindas

“Tugas politik yang nyata dalam masyarakat seperti yang kita miliki adalah untuk mengkritik cara kerja institusi-insitusi yang tampak seperti netral dan independen, untuk mengkritik dan menyerang institusi-institusi itu sedemikian  rupa sehingga kekerasan politik yang selalu secara samar dan terselubung mengejawantah dalam institusi-institusi itu disingkap, sehingga orang dapat