Browse By

Category Archives: Kritik

Rohingya dan Keramahtamahan: Tambahan untuk Editorial Islam Bergerak

Editorial Islam Bergerak (17/5) memberi kontribusi penting bagi perspektif kita dalam memandang krisis Rohingya. Dengan membawa krisis ini ke dalam diskusi kosmopolitanisme, Islam Bergerak—khususnya Muhammad Al-Fayyadl—telah membuat krisis ini dipahami bukan hanya dalam kerangka solidaritas antar-umat Islam atau antar-masyarakat Asia Tenggara. Lebih dari itu, krisis

Kiai, Oase Gerakan di tengah Gurun Oligarki Politik dan Ekonomi

Di tengah runtuhnya kepercayaan umat terhadap para kiai seiring tertangkap tangannya K.H. Fuad Amin—Ketua DPRD Kabupaten Bangkalan, yang di periode sebelumnya menjabat sebagai mantan Bupati Bangkalan—oleh  lembaga anti rasuah KPK dalam kasus suap senilai kurang lebih tujuh ratus juta atas proyek gas di Bangkalan, berita

Sosialisme Hijau

Diterjemahkan oleh Muhammad Al-Fayyadl Di dalam bukunya, Kapitalisme Hijau Itu Tidak Mungkin, Daniel Tanuro[1] menunjukkan beberapa poin tentang “ketakmungkinan” tersebut dengan meringkas situasi paradoksal masyarakat kontemporer kita di era krisis perbankan dunia dan globalisasi neoliberal: “Kita hidup di dalam masyarakat di mana para elit berpretensi

Mengoreksi Cara Berpikir Kaum Orbais Melihat Komunis

“Hai orang-orang yang beriman, hendaklah kamu menjadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap suatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, sesungguhnya