Browse By

Category Archives: Kritik

Intelektual yang Membebaskan: Menggagas Opsi Dekolonial Melawan Pembangunan yang Menindas

“Tugas politik yang nyata dalam masyarakat seperti yang kita miliki adalah untuk mengkritik cara kerja institusi-insitusi yang tampak seperti netral dan independen, untuk mengkritik dan menyerang institusi-institusi itu sedemikian  rupa sehingga kekerasan politik yang selalu secara samar dan terselubung mengejawantah dalam institusi-institusi itu disingkap, sehingga orang dapat

Mimpi Itu Bernama Sosialisme

Dosen saya, seorang guru besar ilmu politik ternama yang malang melintang di kancah perpolitikan nusantara, bukan sekali dua kali melontarkan wacana politis yang nyeleneh. “Saya ingin bikin partai Islam”, ujarnya pada kami, “tapi Islam-nya yang sosialis”. “Maksudnya pak?” “Yaaa, Partai Sosialis Islam!” “Partai Sosis kali

Cendekiawan dan Pengkhianatan Intelektual Kampus

Dalam sejarah umat manusia, kiprah para cendekiawan telah terbukti sangat determinitik terhadap eksistensi sebuah peradaban. Sebab, ide-ide yang menetes dari kerja intelektual dan kreativitas berpikirnya, cepat atau lambat berpotensi membawa ekses yang mendua: mengangkat atau mengguncang-guncang suatu peradaban. Tidak jarang kerja intelektual bisa berkontribusi positif