Browse By

Category Archives: Islam

Apa yang Progresif dari Islam Progresif?*

Pada tahun 1993, Djohan Effendi[i] menyatakan bahwa polemik antara teologi Islam tradisional dengan teologi Islam rasional tidak lagi relevan.[ii] Alasannya, mayoritas umat Islam, utamanya di kalangan akar rumput yang dilanda keterbelakangan, kemiskinan, dan ketidakadilan, tidak merasakan manfaatnya. Polemik dan diskursus keduanya pun hanya tersentral di

Melampaui “Negara Kelas” dengan Islam Progresif: Pikiran-Pikiran Baru tentang Hubungan Islam dan Negara

“Keberagaman Hidup! Kemerdekaan Beragama! Kesatuan Bangsa!” –M. Natsir, “Revolusi Indonesia” (1955) “Mencetuskan revolusi, memberantas ta’assub atau intoleransi agama! Ajarannya menegakkan kemerdekaan agama dan meletakkan dasar-dasar bagi keragaman hidup antar-agama” –M. Natsir, “Nuzulul Qur’an” (1954) “Apakah akan jadinya republik kita yang adalah milik kita bersama-sama ini,

Memosisikan Gagasan Islam Progresif

Islam Progresif menggugat paradigma keberislaman kita untuk lebih peduli terhadap persoalan yang menindas kelas bawah. Jika diandaikan demikian, maka Islam Progresif adalah corak keberagamaan materialis. Keberagamaan yang memihak itu sah-sah saja, apalagi obyek keberpihakan ditujukan kepada rakyat yang tertindas. Melihat dengan cermat, kedatangan Islam di

Menuju Bela Islam Yang Hakiki

Aksi “Bela Islam” sudah sampai pada jilidnya yang ketiga. Aksi yang mulanya bertujuan menuntut penyelesaian kasus hukum penistaan agama, yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kini bergeser lebih jauh berisi tuntutan pemenjaraan atas Ahok yang sudah ditetapkan sebagai tersangka