Browse By

All posts by Muhammad Nashirulhaq

BTI dan Warisan-Warisannya

Memperingati Hari Lahir BTI dan Kongres Petani Indonesia Pertama Sekilas Awal Sejarah BTI Tak seperti Gerwani (Gerakan Wanita Indonesia), Lekra (Lembaga Kebudayaan Rakyat), atau Pesindo (Pemuda Sosialis Indonesia),[1] BTI (Barisan Tani Indonesia) bersama dengan SOBSI (Serikat Organisasi Buruh Seluruh Indonesia), Pemuda Rakyat, dan CGMI (Consentrasi

Menggenapi Wakaf dengan Perspektif Gender dan Kelas

Sebuah apresiasi kritis untuk tulisan Mohamad Shohibuddin, “Wakaf Sebagai Jalan Reforma Agraria”. Menjelang enam dekade setelah terbitnya UU Pokok Agraria No. 5/1960 dan UU No.56/1960 yang mengamanatkan Land Reform, bisa dibilang belum ada perkembangan berarti dari implementasi regulasi ini. Sempat coba didorong pelaksanaannya melalui aksi-aksi

Menuju Bela Islam Yang Hakiki

Aksi “Bela Islam” sudah sampai pada jilidnya yang ketiga. Aksi yang mulanya bertujuan menuntut penyelesaian kasus hukum penistaan agama, yang diduga dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), kini bergeser lebih jauh berisi tuntutan pemenjaraan atas Ahok yang sudah ditetapkan sebagai tersangka

Haji Sebagai Laku Revolusioner (Bagian II)

“Dari hal-hal yang disebut di atas, barangkali sudah jelas bahwa haji, selain merupakan ibadah dalam arti sempit, telah mempunyai beberapa fungsi penting lainnya bagi umat Islam Indonesia…Bagaimana situasi sekarang ini? Apakah haji masih mempunyai fungsi yang begitu esensial bagi umat Islam Indonesia?…bagaimana dengan fungsi-fungsi haji