Browse By

Monthly Archives: May 2015

Genosida Rohingya dan Bisnis Minyak di Myanmar

Melihat permasalahan Rohingya hanya sebatas dengan sudut pandang sentimen agama adalah suatu hal yang cukup naïf dan cenderung mereduksi akar permasalahan utama dalam konfigurasi ekonomi-politik di Myanmar dan juga Dunia. Dalam perspektif ilmu politik, “agama” itu ibarat pisau bermata dua. Di satu sisi, ia dapat menjadi

Rohingya dan Keramahtamahan: Tambahan untuk Editorial Islam Bergerak

Editorial Islam Bergerak (17/5) memberi kontribusi penting bagi perspektif kita dalam memandang krisis Rohingya. Dengan membawa krisis ini ke dalam diskusi kosmopolitanisme, Islam Bergerak—khususnya Muhammad Al-Fayyadl—telah membuat krisis ini dipahami bukan hanya dalam kerangka solidaritas antar-umat Islam atau antar-masyarakat Asia Tenggara. Lebih dari itu, krisis

Rohingya dan Krisis Kosmopolitanisme

Lebih dua abad setelah Immanuel Kant menuliskan risalahnya, Perdamaian Abadi, pada 1795, dunia belum berhasil menegakkan apa yang disebut Kant “syarat-syarat bagi keramahtamahan universal” (conditions of universal hospitality), yaitu hak seseorang untuk diterima dan diperlakukan secara manusiawi di negeri orang lain, tanpa kebencian, fobia, dan

Tarom

Matanya sembab memerah. Bola mata abu-abunya bergetar-getar menjalari langit-langit kelopak matanya. Jantungnya enggan berirama syahdu, semakin menggebu. Telinganya sedikit-sedikit bergerak tak mau tertinggal sepatah kata pun dari sumber suara itu. Suara bising tronton yang melintasi jalan rusak di seberang surau, membuatnya bergerak mendekatkan telinga ke