Browse By

Menelaah Perppu Ormas dan Kontradiksi-kontradiksinya

Pembubaran Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) oleh presiden Joko Widodo lewat Perppu Nomor 2 Tahun 2017 tentang Ormas baru-baru ini menjadi indikasi awal kembalinya rezmi anti-kritik di Indonesia. Sejak semula, pemberlakuan UU tersebut memang menuai banyak kontroversi di kalangan masyarakat. Meski pemerintah Joko Widodo beserta jajarannya bersikeras

Saya Senang Perppu Ormas

Ada bagian dari diri saya yang senang dengan pelarangan Hizbut Tahrir Indonesia (HTI), menyusul diberlakukannya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perrpu) No 2 tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (Ormas). Sebab banyak hal yang akan membuat kita belajar. Terutama karena belakangan orang makin enteng menyebut “sesat” ideologi

Apa yang Progresif dari Islam Progresif?*

Pada tahun 1993, Djohan Effendi[i] menyatakan bahwa polemik antara teologi Islam tradisional dengan teologi Islam rasional tidak lagi relevan.[ii] Alasannya, mayoritas umat Islam, utamanya di kalangan akar rumput yang dilanda keterbelakangan, kemiskinan, dan ketidakadilan, tidak merasakan manfaatnya. Polemik dan diskursus keduanya pun hanya tersentral di

Menghantam Pagar Kekuasaan: Cerita Warga Sukamulya Menolak Bandara Internasional

“Nama saya Bambang”, demikian ia memperkenalkan namanya. Nama lengkapnya Bambang Nurdiansyah. Meski nampak murung dan menahan kesedihan di tenggorokan, suara baritonnya terdengar jernih. Ia berbicara Bahasa Indonesia formal nyaris sempurna—hampir tanpa tersisipi kosa-kata Sunda—dan gemar menggunakan kalimat langsung untuk bercerita dengan artikulasi terjaga. Mendung serupa